Jumat, 10 November 2017

14.54

Biar aja. Biar semua waktu yang kamu dan aku laluin berdua, menjadi kisah yang cuma kamu dan aku tau dan cuma kamu dan aku kenang. Kamu selalu bilang kalo kamu gak punya waktu banyak. Dan aku gak tau maksud kamu. Aku salah mengartikan semuanya. Walau sebenarnya aku sadar ada yang janggal diantara kamu dan aku. Tapi selama ini aku gak tau itu apa. Aku cari tapi aku tetep ga nemu.
Jangan sekali-sekali memanipulasi waktu, karna ialah yang akan mengungkapkan segalanya. Dan setelah semuanya diungkapkan oleh sang waktu, aku hanya bisa termangu dan menatapmu pergi.
Bukan, bukannya aku ingin kamu tetap di sini. Dari awal pun aku tau ga akan pernah ada "kita" yang tercipta diantara kamu dan aku. Tapi setidaknya, kalo aku bisa ngulang waktu mungkin aku bisa bersikap lebih baik ke kamu. Gak menyalah artikan semuanya. Lalu akhirnya malah mendorong mu menjauh.
Seandainya bisa, seandainya boleh, aku bakal lebih dengerin kamu, nemenin kamu, jadi temen ngobrol kamu yang bisa kamu ceritain semuanya, jadi pelampiasan keselnya kamu, senengnya kamu, betenya kamu, moody-nya kamu, semuanya. Kalau aku tau waktu kamu dan aku gak banyak. Kalau aku tau maksud kamu apa. Kalau aku tau masalah kamu lebih awal.
Kamu dan aku cuma dua orang tolol yang ga sengaja ketemu dan terjebak dalam suatu masalah. Harusnya aku bisa nolong kamu. Aku mau nolong kamu. Pada saat kamu terpuruk dan berada dalam lubang penyesalan tiada ujung. Aku mau bantuin kamu.
Sekarang apa? Kamu dan aku sama-sama tau. Sama-sama tau kalo "masa"-nya kamu dan aku sama-sama udah selesai. Cerita kita udah selesai. Udah sampe di lembar terakhir. Udah ga bisa kamu tambahin chapter baru. Begitu pula juga aku. Apa pun yang aku lakuin ke kamu, dan kamu lakuin ke aku cuma berbuah satu hal yaitu "percuma".
Yang mesti kamu lakuin, cuma ambil pulpen mu dan ngelanjutin cerita utama dalam hidup kamu. Cerita utama yang sempet kamu skip cuma buat nulis cerita sampingan kamu dan aku. Tapi apapun itu, setelah semua yang terjadi, dalam jarak akan ku semangati kamu. Dan dalam jarak akan ku do'akan agar cerita utama mu bisa kamu lanjutin ke chapter selanjutnya. Chapter baru yang lebih bahagia dan lebih berwarna.
Makasih Ki. Kamu udah ajarin aku banyak banget. Dan setelah semua tulisan serta rentetan ungkapan ga jelas ini aku cuma mau bilang "yaudahlahya".


Fira to Kiki, Surakarta 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Usagi Sailor Moon